Rabu, 30 09 2020  
 
Radiasi Nuklir
Misteri Asal Usul Radiasi Nuklir di Serpong, Ini Analisis Ketua HIMNI

Riswan L | Nasional
Selasa, 18 Februari 2020 - 13:13:34 WIB
Tangerang Selatan, Tiaraskita.com - Temuan radiasi nuklir yang tinggi di Perumahan Batan Indah Serpong disebut bersumber dari serpihan radioaktif dengan kandungan Caesium 137 (Cs 137).

Pertanyaannya sekarang adalah dari mana serpihan radioaktif itu berasal dan bagaimana bisa sampai di Perumahan Batan Indah Serpong?

Dilansir dari artikel Kompas.com, Senin (17/2/2020); Kepala Batan Anhar Riza Antariksawan memastikan bahwa serpihan tersebut bukan dari kebocoran reaktor nuklir di Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Puspiptek).

Dia menjelaskan bahwa Caesium-137 merupakan produk fisi yang berada di bahan bakar reaktor dan hanya akan terlepas jika ada kejadian yang melibatkan kerusakan bahan bakar.

"Jika pelepasan terjadi, pasti akan langsung terdeteksi oleh sistem pemantau radiasi yang ada di gedung reaktor," ujarnya.

Anhar lantas menambahkan bahwa jika Caesium-137 terlepas di udara, maka akan tercatat oleh sistem pemantau radioaktif lingkungan yang ada. Reaktor atau bukan Ketua Umum Himpunan Masyarakat Nuklir Indonesia (HIMNI), Susilo Widodo, juga berkata bahwa melacak apakah Caesium-137 berasal dari reaktor atau aplikasi aplikasi nuklir non reaktor mudah untuk dilakukan.

Dalam pesan singkat yang dibagikannya hari ini (17/2/2020), limbah zat radioaktif yang berasal dari reaktor tidak pernah sendiri.

Untuk Cs-137, teman yang paling akrab adalah Cs-134 yang tidak mungkin dipisahkan seara kimia, dan akan habis lebih dulu daripada Cs-137 dalam waktu yang lama.

Lalu, selain Cs-134, teman Cs-137 lainnya adalah Sr-90 yang umurnya juga panjang.

"Walaupun Sr-90 bukan pemancar gamma, namun di lab BATAN, (Sr-90) dengan mudah dideteksi. Bahkan beberapa jenis alat monitor gamma pun punya sensitivitas terhadap Sr-90 karena ia pemancar sinar beta yang kuat," tulis Susilo menjelaskan.

"Jadi cukup mudah bagi BATAN membedakan, apakah Cs-137 itu dari reaktor atau dari aplikasi non reaktor," ujarnya lagi.

Kemungkinan berasal dari industri

Susilo pun berkata bahwa dengan ditegaskannya oleh Kepala BATAN bahwa Caesium 137 yang ditemukan di perumahan bukan berasal dari reaktor, maka yang selanjutnya dapat dilacak adalah apakah limbah radioaktif berasal dari aplikasi di bidang medis atau industri.

Di dunia medis, penggunaan Cs-137 untuk keperluan penyinaran radioterapi telah lama digantikan dengan Co-60 atau zat non radioaktif LINAC.

Pasalnya, Cs-137 berbentuk serbuk dan harus dibungkus menggunakan wadah yang kokoh. Ketika wadah berkarat, Cs-137 akan menjadi mudah lepas dan larut di dalam air.

Dia melanjutkan, di dalam negeri, belum ada institusi yg memproduksi Cs-137 untuk keperluan industri. Jadi kemungkinan adalah barang impor.

Untungnya, Bapeten mengawasi dengan ketat arus keluar masuk sumber radioaktif ke/dari Indonesia, mulai dari izin impor, instalasi, penggunaan hingga transportasi.

"Jadi semua data sumber radioaktif ada di Bapeten. Tinggal dilacak, siapa pengimpor dan pengguna yang tidak melimbahkan ke PTLR BATAN setelah penggunaan selesai karena kemampuan sumbernya sudah menurun," kata Susilo.

"Ada kemungkinan, pengguna sudah berniat melimbahkan ke BATAN (harus bayar tarif PNBP), tetapi berbelok arah di tengah jalan," imbuhnya.

Susilo pun berharap agar Bapeten bisa dengan cepat melacak pelaku yang membuang limbah Caesium-137 ke Perumahan Batan Indah Serpong.*

Sumber : Kompas.com




comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Wagub Jabar Hentikan Kegiatan Belajar Tatap Muka di Pesantren Husnul Khotimah
  • Wali Kota Pekanbaru : 500 RW Lagi Retribusi Sampah Belum Optimal dan Terpantau
  • Nenek 'Luna Maya' Nikahi Berondong yang Baru Kenal 3 Hari, Ternyata si Nenek Sudah 20 Kali Menikah
  • Pengakuan Nikita Mirzani soal Orgasme 11 Kali
  • Ridwan Kamil Apresiasi 7 Daerah Pencapai Target WHO Dalam Uji Covid-19 Melalui Tes PCR
  • 169 Advokad PERADI Diambil Sumpah Oleh Pengadilan Tinggi Pekanbaru
  • Rabu, DPRD Pekanbaru Jadwalkan Ketuk Palu APBD Perubahan 2020
  • Yasonna Siap Hadapi Tommy di PTUN soal Berkarya Muchdi Pr
  • Ahok Resmi Cabut Laporan Pencemaran Nama Baik di Polda Metro
  •  
     
     
    Kamis, 06 Agustus 2020 - 16:06:33 WIB
    Eksekusi Lahan, Seorang Warga Bawa Sajam Diamankan Polisi
    Selasa, 28 Juli 2020 - 13:55:08 WIB
    Pentingnya Peningkatan Kualitas Pemandu Wisata di Negeri Junjungan
    Kamis, 09 Juli 2020 - 06:09:36 WIB
    Wagub Jabar, Uu Ruzhanul Imbau Tempat Ibadah Terapkan Protokol Kesehatan
    Rabu, 01 Juli 2020 - 08:42:21 WIB
    BANTUAN SOSIAL
    Tanggapi Pemberitaan Media, Polres Serdang Bedagai Berikan Bantuan Kepada Rifky Penderita Hidrosefal
    Rabu, 05 Februari 2020 - 16:54:29 WIB
    Bupati Pelalawan Resmikan Penggunaan Listrik 24 Jam Di 3 Desa Di Kecamatan Teluk Meranti
    Jumat, 19 Juni 2020 - 13:24:22 WIB
    Plh. Danramil 07/Alasa Hadiri Rapat Koordinasi Pemerintahan Desa Se-kecamatan Alasa
    Selasa, 10 Maret 2020 - 00:21:49 WIB
    DPRD RIAU TURUN LAPANG UNTUK MENINDAK LANJUTI KARNA KECEWA TERHADAP DISBUN RIAU
    DPRD Riau Akan Usut Lahan Kebun Sawit Tanpa Izin
    Senin, 10 Februari 2020 - 12:31:49 WIB
    Terungkap, Warga Yang Lapor Anies Mendapat Tekanan
    Rabu, 11 Maret 2020 - 11:14:38 WIB
    Polri Siap Mengantisipasi Cipta Kondisi Pemeliharaan Keamanan Dan Ketertiban Masyarakat
    Indonesia Bakal Hadapi Perhelatan dan Isu Nasional, Ini Kata Wakapolri
    Senin, 13 Juli 2020 - 20:39:04 WIB
    Lanud S Sukani Majalengka Menerima Kunjungan Tim Wasrikkap Itkoopsau I
    Kamis, 16 April 2020 - 11:32:04 WIB
    Bulog Dintunjuk Sebagai Penyaluran Sembako
    Fraksi PDI Perjuangan Ingatkan Pemko Dalam Penyaluran Sembako
    Senin, 22 Juni 2020 - 19:08:41 WIB
    Banyak Kayu Yang Sudah Ditebangi Secara Liar
    Warga Perbulan Marah, Ada Illegal Logging di Tanah Karo
    Sabtu, 11 April 2020 - 12:16:07 WIB
    Tinjau Keisapan Posko Covid-19
    Ketua DPD PDI Perjuangan Riau Tinjau Posko Siaga Covid-19 di Desa-desa
    Senin, 21 September 2020 - 21:22:36 WIB
    Arhan Sebut Timnas Indonesia U-19 Hilang Fokus Lawan Qatar
    Selasa, 23 Juni 2020 - 06:48:23 WIB
    Bentuk Lukisan Foto Dan Buku Islam Dan Kebudayaan
    DDII Bengkalis Menyerahkan Cenderamata Kepada Plh. Bupati
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved