Rabu, 01 Februari 2023  
 
Hasil Uji Klinis Vaksin Corona Dilaporkan ke BPOM Awal 2021

Arif Hulu | Nasional
Rabu, 30 September 2020 - 20:58:57 WIB

Dirut Bio Farma Honesti Basyir mengklaim proses uji klinis vaksin corona berjalan lancar dan siap dilaporkan BPOM pada Januari 2021. Ilustrasi.
TERKAIT:
   
 
Bandung | Tiraskita.com - Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir menyebut uji klinis vaksin corona (covid-19) berjalan lancar dalam satu bulan terakhir. Jika tidak ada aral melintang, hasil uji klinis dapat dilaporkan ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada Januari 2021.

"Diharapkan, sudah bisa dilaporkan hasilnya ke BPOM pada Januari 2021 untuk mendapatkan Emergency Use Authorization (EUA) untuk vaksin covid-19 dan Bio Farma bisa segera memproduksi vaksin covid-19," ujarnya dalam konferensi pers bersama Menlu Retno L Marsudi, Rabu (30/9).

Untuk menjaga dan menjamin kualitas vaksin covid-19, termasuk bahan bakunya, Honesti menuturkan, BPOM akan melakukan visit audit proses pengembangan dan produksi vaksin corona di fasilitas Sinovac di Beijing pada awal November nanti.

Kemudian, BPOM juga akan memastikan fasilitas dan proses produksi vaksin corona di Bio Farma memenuhi standar Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dan Good Manufacturing Practice (GMP).

Sehingga, sambung dia, BPOM juga akan melaksanakan audit ke fasilitas produksi covid-19 di Bio Farma.

"Kegiatan audit ini, merupakan bagian dalam implementasi Quality Management System untuk menjamin kualitas bulk vaksin yang akan diterima di Bio Farma," jelasnya.

Honesti menuturkan Bio Farma juga akan melakukan audit inspeksi ke Sinovac, yang rencananya dilaksanakan sebelum pelaksanaan audit BPOM.

Sambil menunggu uji klinis selesai, Bio Farma terus melakukan persiapan produksi vaksin yang akan dimulai pada November hingga Desember 2020.

Adapun kapasitas total produksi hilir vaksin covid-19 sebesar 250 juta dosis pada 2021, yang telah ditingkatkan dari sebelumnya 100 juta dosis pada 2020.

Honesti juga menyampaikan perkembangan terkait kerja sama pihaknya dengan CEPI atau Coalition for Epidemic Preparedness Innovations, bahwa hasil due diligence Bio Farma memenuhi persyaratan sebagai Potensial Drug Product Manufacturer CEPI for Covid-19, yang akan dimulai pada akhir 2021.

"Kerja sama antara Bio Farma dan CEPI selain bertujuan membuka kesempatan yang baik bagi Bio Farma untuk memperkuat networking di bidang vaksin, juga untuk meningkatkan kepercayaan global atas kemampuan bidang produksi vaksin, serta dapat meningkatkan akses vaksin covid-19 bagi negara Indonesia," terang Honesti.

Sebelumnya, Sinovac sudah mengunjungi Bio Farma pada 21-23 September 2020. Kunjungan delegasi dari Sinovac ini dipimpin oleh Senior Director Sinovac Yang Guang dan General Manager Sinovac Gao Qiang, dan beberapa anggota lainnya yang diterima langsung oleh Direktur Utama dan jajaran direksi.

Kunjungan ini fokus membicarakan mengenai pelaksanaan transfer teknologi proses produksi maupun pengujian mutu vaksin covid-19, di samping melihat juga kesiapan perusahaan untuk memproduksi bulk vaksin covid-19 dari Sinovac.

Dalam kunjungan ini, pihak Sinovac juga membicarakan mengenai komitmen pengiriman bahan baku vaksin covid-19 secara bertahap sebanyak 50 juta dosis pada November 2020 sampai dengan Maret 2021.

Prioritas Bio Farma untuk mendapatkan tambahan bahan baku vaksin covid-19 sebanyak 210 juta dosis sejak April 2021 hingga Desember 2021.

Senior Director Sinovac Yang Guang menyampaikan apresiasi dan menyatakan kepuasannya atas kesiapan Bio Farma dalam menerima transfer teknologi dan memproduksi bulk vaksin Covid-19 dari Sinovac.

Sumber : Cnnindonesia.com


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Keren.... Inilah Salah Satu Program Jitu, DKM Masjid Jami' Al Ghufron
  • Mantap.... Styfania Youlanda Fahira Raih Juara 1 Komite Festival SD/MI
  • Siaran Pers Dewan Pengurus Pusat GERAKAN PENGAWAL SUPREMASI HUKUM
  • Hasil Rapat Pleno KI Pusat Tetapkan Kampar Sebagai Tuan Rumah HKIN 2023
  • Angka Stunting di Riau 2022 Turun, Kadiskes Sebut Berkat Kerja Keras Kawan-Kawan di Puskesmas
  • Kejar Target! Kadiskes Riau Berencana Kumpulkan Dinkes Kabupaten/Kota Bahas Stunting
  • Hakim-Hakim di Jepang Buat Prof Mahfud Kaget
  • Apartemen Ayam, Solusi Peternak Milenial
  • Luar Biasa... Warga Kembali Serahkan Senjata Api Ke Satgas Yonarmed 5/105 Tarik/Pancagiri
  •  
     
     
    Rabu, 18 November 2020 - 12:11:47 WIB
    Program Tora, BARA-JP: Harus Tepat Sasaran
    Rabu, 21 April 2021 - 14:24:02 WIB
    Plt. Walikota Kembali Lantik 58 Orang Pejabat Fungsional Tertentu
    Senin, 25 Mei 2020 - 11:17:03 WIB
    LAWAN COVID-19
    Dirlantas Polda Riau Kunjungi Pos Cek Point Covid-19 XIII Koto Kampar
    Selasa, 14 April 2020 - 11:35:29 WIB
    HUKUMAN MATI UNTUK KORUPTOR
    Ancaman Hukuman Mati bagi Koruptor Hibah Bencana Covid-19
    Jumat, 27 Agustus 2021 - 14:09:53 WIB
    Bupati Terima Kunjungan DPRD Kabupaten Padang Pariaman
    Sabtu, 25 September 2021 - 09:39:40 WIB
    Tim Gabungan Subdit IV Krimsus dan BKSDA Tangkap 4 Pelaku Perdagangan Satwa Dilindungi
    Rabu, 05 Februari 2020 - 16:54:29 WIB
    Bupati Pelalawan Resmikan Penggunaan Listrik 24 Jam Di 3 Desa Di Kecamatan Teluk Meranti
    Jumat, 12 Maret 2021 - 13:37:28 WIB
    Babinsa Koramil 07/Alasa Bersama Babinkamtibmas Komsos dengan Mitra Kerja Di Wilayah Binaan
    Selasa, 22 Maret 2022 - 14:08:55 WIB
    Peringati Hari Air Dunia, Masyarakat Harus Lebih Peduli Dengan Alam
    Rabu, 18 Maret 2020 - 07:59:39 WIB
    Idham Aziz Menegaskan Tidak Ada Praktik Suap Menyuap Dalam Proses Rekrutmen Calon Anggota Polri
    KAPOLRI : Panitia Penerimaan Anggota Polri Harus BETAH
    Rabu, 13 Juli 2022 - 08:13:55 WIB
    Pj Wali Kota Ingatkan Bahwa Persoalan Sampah Harus Diatasi Bersama
    Minggu, 20 September 2020 - 11:44:01 WIB
    Dituding Tidak Punya Legalitas
    PT.Diamond Raya Timber Sampaikan Pernyataan Resmi
    Rabu, 12 Mei 2021 - 12:26:02 WIB
    Koramil 07/Alasa Bersama Polsek Alasa Laksanakan Penyemprotan Disinfektan
    Senin, 02 Maret 2020 - 12:38:10 WIB
    Dua Bulan, Polda Riau Sudah Tangani 31 Kasus Karhutla
    Sabtu, 23 Mei 2020 - 10:19:40 WIB
    PENIMBUNAN 300 TON GULA
    Anggota DPR RI Bambang DH: Jangan Hanya Dibongkar, Beri Sanksi Pidana!
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved