Minggu, 29 Januari 2023  
 
Polisi Bubarkan Paksa Demo Mahasiswa Uncen Tolak Otsus Papua

Arif Hulu | Nasional
Senin, 28 September 2020 - 16:23:40 WIB


TERKAIT:
   
 
Tiraskita.com - Polisi membubarkan paksa aksi mahasiswa di sekitar Universitas Cendrawasih, Jayapura, Papua, Senin (28/9). Puluhan mahasiswa menggelar unjuk rasa menolak penerapan otonomi khusus Papua Jilid II.

"Tidak ada bentrok, Polri bubarkan paksa setelah laksanakan negosiasi," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal saat dihubungi CNNIndonesia.com.

Kamal enggan menjabarkan secara rinci aksi unjuk rasa yang terjadi itu, termasuk soal kondisi yang terjadi sehingga mengharuskan aparat keamanan membubarkan paksa para demonstran.
 
Perwakilan Mahasiswa Uncen, Ayus Heluka mengatakan mahasiswa mendesak agar kajian terhadap kebijakan Otsus itu melibatkan rakyat setempat sebelum nantinya diserahkan kepada Pemerintah Daerah Provinsi Papua.

Dia merujuk pada ketentuan dalam Undang-Undang Otonomi Khusus itu sendiri yang pada Pasal 7 menyebutkan bahwa bila otonomi khusus berakhir, maka keputusannya akan dikembalikan pada rakyat.
 
"Untuk itu kami (Mahasiswa Uncen) menuntut agar Otsus dikembalikan kepada rakyat. Didengar rakyat Papua minta apa," kata Ayus kepada CNNIndonesia, Senin (28/9).
 
Semula, kata Ayus, pihak mahasiswa hendak melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Papua. Mereka juga menuntut agar dilakukan referendum sehingga rakyat Papua dapat menentukan nasibnya sendiri.

Hanya saja, kata dia, selama melakukan unjuk rasa pihak mahasiswa dibubarkan secara represif oleh pihak kepolisian. Kata dia, ada mahasiswa yang juga sempat ditangkap.
 
"Sebelum kami (mahasiswa) ke kantor Gubernur, kami dibubarkan polisi. Tiga orang terluka dipukul benda tumpul, dan tiga orang ditangkap (tapi sudah dibebaskan)," ujar Ayus.
 
Dalam sejumlah video yang beredar di media sosial, terlihat puluhan aparat TNI/Polri berjaga di sekitar Gapura Uncen atas di Jayapura.
 
Beberapa diantaranya terlihat mengenakan pakaian dinas lengkap dengan pelindung tubuh dan helm. Kendaraan taktis milik kepolisian dan beberapa aparat yang membawa senjata pelontar gas air mata juga terlihat terparkir di lokasi unjuk rasa.

Video lain juga menunjukkan, massa aksi mulai kocar-kacir usai terdengar beberapa kali suara letupan yang terdengar seperti tembakan. Meski demikian, Kamal enggan menjawab soal dugaan suara tembakan itu dalam unjuk rasa.
 
Gelombang penolakan terhadap Otsus Jilid II banyak disuarakan melalui aksi unjuk rasa di Papua. Pada Kamis (24/9), ribuan massa yang tergabung dalam Petisi Rakyat Papua (PRP) berunjukrasa di Kabupaten Nabire, Papua untuk menolak Otsus.
 
Juru Bicara Aksi, Jefry Wenda menyatakan aksi tolak Otsus itu rencananya digelar di depan Kantor Bupati Nabire, namun sebelum memulai, massa dihalau dan diblokade oleh aparat kepolisian. Akhirnya setelah bernegosiasi, aksi dilakukan di depan Polres Nabire.

"Setelah negosiasi dengan polisi. Massa melakukan long march dari Jembatan kali Nabire. Kami aksi di polres sekaligus jemput teman-teman yang ditahan," kata dia saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (25/9).
 
Ia menjelaskan alasan penolakan Otsus Jilid II itu disebabkan karena selama penerapannya, tidak ada dampak positif yang dirasakan masyarakat Papua.

Sumber : Cnnindonesia.com



comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Hasil Rapat Pleno KI Pusat Tetapkan Kampar Sebagai Tuan Rumah HKIN 2023
  • Angka Stunting di Riau 2022 Turun, Kadiskes Sebut Berkat Kerja Keras Kawan-Kawan di Puskesmas
  • Kejar Target! Kadiskes Riau Berencana Kumpulkan Dinkes Kabupaten/Kota Bahas Stunting
  • Hakim-Hakim di Jepang Buat Prof Mahfud Kaget
  • Apartemen Ayam, Solusi Peternak Milenial
  • Luar Biasa... Warga Kembali Serahkan Senjata Api Ke Satgas Yonarmed 5/105 Tarik/Pancagiri
  • Keren.... Kodim 0617/Majalengka Rehab Rumah Veteran
  • Tahun 2023 Pemko Pekanbaru Fokus Bangun Proyek Menyentuh Masyarkat
  • Anggota Komisi V DPRD JABAR Monitoring Pembangunan Gedung Blok l Dan Blok lV RSUD) ota Bogor
  •  
     
     
    Rabu, 24 Juni 2020 - 12:44:13 WIB
    MONITORING DUNIA PARIWISATA
    Pembukan Obyek Wisata Jatim Menunggu Rekomendasi Gutus Kab/Kota
    Sabtu, 07 November 2020 - 19:53:00 WIB
    Bansos Tunai Rp 300.000 Cair pada Bulan November, Begini Cara Mengeceknya
    Kamis, 06 Januari 2022 - 11:27:49 WIB
    Terkait 'Jewer Kuping', Begini Nasib Bonus Pelatih Coki
    Selasa, 01 Juni 2021 - 19:07:51 WIB
    Pemerintah Kabupaten Sergai Peringati Hari Lahir Pancasila Secara Virtual
    Selasa, 21 Desember 2021 - 14:31:18 WIB
    Tanamkan Semangat Bela Negara Dalam Diri Kita Untuk Memperkokoh NKRI
    Jumat, 08 Januari 2021 - 17:26:25 WIB
    Rhoma Irama Tak Bersedia Jadi Saksi Kasus Habib Rizieq
    Sabtu, 13 Juni 2020 - 15:49:46 WIB
    Plh. Bupati Bengkalis Lakukan Vidcon Bersama Plt. Sekjen dan Dirjen Kemendagri
    Pilkada Serentak Desember 2020, Tetap Patuhi Protokol Kesehatan Covid-19
    Senin, 01 Juni 2020 - 18:50:29 WIB
    LAWAN COVID-19
    Danramil 02 Gido beserta Babinsa Melaksanakan pendampingan pembagian BLT Desa di wilayah Koramil 02
    Selasa, 05 Oktober 2021 - 08:59:00 WIB
    Meski PTM Berhasil, DPRD Jabar Soroti Kurangnya ASN dan Infrastruktur
    Sabtu, 18 Januari 2020 - 07:07:01 WIB
    Kasus Suap
    Mantan Menhut Zulkifli Hasan Mangkir Dipanggil KPK
    Kamis, 14 Juli 2022 - 11:33:18 WIB
    Mahfud Nilai Banyak Kejanggalan Penjelasan Polri soal Baku Tembak di Rumdin Kadiv Propam
    Selasa, 05 Januari 2021 - 15:29:33 WIB
    20.000 Dosis Vaksin Covid-19 Tiba di Pekanbaru
    Kamis, 18 Februari 2021 - 09:53:21 WIB
    Kapolri Instruksikan Jajarannya Tak Ragu Usut Tuntas Mafia Tanah
    Kamis, 13 Februari 2020 - 10:59:47 WIB
    Tewas Terjepit Crane
    Tidak Menggunakan Alat Pelindung Diri, Pekerja Proyek Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Tewas Terjepit Crane
    Kamis, 21 Oktober 2021 - 18:14:54 WIB
    Komisi V: Pembangunan Daerah Harus Sesuai Filosofi Adat Budaya
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved