Rabu, 25 November 2020  
 
Pemkot Jakarta Barat Bentuk Tim Gabungan dan Tiga Pilar Untuk Pantau Situasi
Situasi Kawasan Gedung CNI dan Puri Indah Setelah Diberlakukan PSBB di DKI

Arif Hulu | Nasional
Senin, 21 September 2020 - 00:46:43 WIB
JAKARTA | tiraskita.com -  Lapak pedagang kaki lima dan parkir liar yang biasa marak di Jalan Puri Molek, kawasan Puri Indah, Kembangan, Jakarta Barat, atau tepatnya di belakang Gedung CNI, kini tampak lenggang dan sepi, Minggu, (20/9/2020).

Sejak diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) oleh pemprov DKI 14 September 2020 yang lalu, maka aktifitas masyarakat di sekitar Gedung CNI Puri Indah Mall terlihat berkurang.

Para pedagang kaki lima yang terbiasa berjualan sehari hari disekitar Gedung CNI tidak lagi melakukan aktifitas seperti biasanya.

Meski warung tegal,warung nasi padang, pecel lele, bakso, ketoprak dan usaha makanan lainnya masih diizinkan untuk buka, namun karena ada larangan pembeli tidak dibolehkan makan ditempat membuat transaksi jual beli menurun. Hal ini terungkap dari hasil pantauan Ima Apriyani, peliput berita Tiraskita.com unuk wilayah Jakarta.

Ismail, petugas Satpol PP yang sedang bertugas di wilayah sekitar Gedung CNI mengatakan, demi keselamatan bersama agar wabah covid ini berkurang atau hilang terpaksa lokasi- lokasi yang menjadi kerumuhan  massa tidak diperbolehkan untuk berdagang.

"Bagi usaha pedagang makanan yang melanggar aturan PSBB, diawal kita masih memberi peringatan saja  jika masih melanggar juga, usaha akan ditutup dalam waktu beberapa hari. Jika sudah  diberikan izin kembali untuk buka dan kembali melanggar lagi akan dikenakan denda sebesar 50 juta,"  jelas Ismail.

Pemkot Jakarta Barat Bentuk Tim Gabungan dan Tiga Pilar


Menyadari meningkatnya pasien Covid-19 di Jakarta Barat yang sejak siang tadi mencapai 4.909 jiwa, membuat pemkot setempat semakin mengencarkan disiplin kepada warga. Tim gabungan dari Tiga Pilar mulai dibentuk untuk monitoring aktivitas warga dalam rangka penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Wakil Wali Kota Jakarta Barat Yani Wahyu Purwoko meresmikan tim tersebut Selasa (15/9/2020), di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Kembangan. Tim yang berjumlah delapan grup ini akan berkeliling mengendarai motor besar ke sejumlah kawasan demi memonitoring pelaksanaan PSBB.

“Ada delapan unit yang akan berkeliling Jakarta Barat setiap harinya. Mereka terdiri dari dua sepeda motor TNI, dua sepeda motor polisi, dua sepeda motor Satpol PP, dan dua sepeda motor Dishub,” ujar Yani Wahyu.

Yani memaparkan, posko tim berada di kantor kecamatan. Tak hanya menindak warga yang nakal, tim juga akan berkeliling untuk menindak pelaku usaha yang melanggar protokol kesehatan. Sanksi atau denda sesuai dengan Pergub Nomor 79 Tahun 2020.

Sanksi atau denda progresif juga mulai dikenakan kepada pelanggar protokol kesehatan. Seperti saat menemukan warga tak bermasker akan dikenakan kerja sosial satu jam atau denda Rp250 ribu.

Apabila ada warga yang mengulangi kesalahannya, denda progresif diberikan, yakni dua kali kerja sosial selama dua jam atau denda Rp500 ribu.

Begitupun dengan sektor usaha, bila menemukan ada yang positif maka ditutup 1x24 jam untuk penyemprotan disinfektan. Sedangkan bila satu kali tidak ikuti protokol kesehatan, maka ditutup selama 3x24 jam.

"Tapi bila dua kali melanggar protokol kesehatan maka denda Rp50 juta. Seterusnya sampai tiga kali pelanggaran Rp150 juta," papar Yani.

Yani memastikan pelaku usaha yang terlambat membayar denda, maka akan dicabut izin usahanya. "Tapi yang paling penting bukan pergubnya, bukan dendanya, tapi penyelamatan jiwa masyarakat. Dimana masyarakat selamat dan sehat," tutupnya.

Liputan : Ima Apriyani



comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Gelar Apel Kasatwil, Kapolri Berikan Arahan Tegas Keseluruh Jajaran
  • Babinsa Koramil 07/ Alasa Melaksanakan Penegakkan Disiplin Perubahan Perilaku
  • Apel Konsolidasi Sinergi TNI, POLRI dan Aparat Pemda di Prov Jabar Rangka Pengamanan Pilkada Ta 202
  • Sekda Jabar Tekankan Pentingnya Sosialisasi dan Edukasi Sebelum Vaksinasi COVID-19
  • Pisah Sambut Danlanud S Sukani Majalengka, Dilakukan Sederhana
  • Pelatihan Diversifikasi Pangan, Walkot: Sektor Pertanian Dikembangkan Lebih Kreatif
  • Pilkada Serentak 2020: Ridwan Kamil Ajak TNI/Polri Edukasi Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan
  • Tes Urine Mendadak, Pastikan Anggota Kodim Tegal Bebas Narkoba
  • Jalan Pemuda Meprihatinkan, Adanya di Wilayah Wali Kota Pekanbaru
  •  
     
     
    Selasa, 13 Oktober 2020 - 17:08:25 WIB
    Badan Amil Zakat Nasional Kota Cimahi Menyalurkan Santunan Kepada Fakir Miskin
    Kamis, 09 Juli 2020 - 06:30:28 WIB
    Hasil PPDB Kota Cimahi 2020/2021 Diumumkan
    Sabtu, 02 Mei 2020 - 18:27:51 WIB
    Babinsa Banjarsari  Bersama FKPPI bagikan Takjil & Masker
    Kamis, 02 Juli 2020 - 08:13:08 WIB
    DPRD Pelalawan Desak Polisi Usut Tuntas Karhutla di PT Arara Abadi
    Kamis, 30 April 2020 - 21:01:01 WIB
    LAWAN COVID-19
    Menkumham Lepas 1.000 Paket Bantuan Sosial via Video Conference untuk Masyarakat Jawa Tengah
    Sabtu, 01 Agustus 2020 - 09:53:58 WIB
    Idul Adha 1441 H
    Ketua DPR RI Puan Maharani Tebar Kurban, Saling Berbagi Di Tengah Pandemi
    Jumat, 31 Juli 2020 - 19:02:54 WIB
    ADVERTORIAL
    Bupati Inhil Imbau Penerapan Protokol Kesehatan Saat Penyembelihan Hewan Kurban
    Sabtu, 14 Desember 2019 - 07:46:37 WIB
    Rutan Dumai Laksanakan Perintah Dirjenpas
    Minggu, 25 Oktober 2020 - 08:34:53 WIB
    Polres Kampar Ringkus 4 Pelaku Narkoba di 3 TKP Berbeda
    Senin, 07 September 2020 - 16:33:07 WIB
    Pembelajaran Jarak Jauh para Siswa Di Koramil 2003/Cirsel Kodim 0620/Kab Cirebon
    Jumat, 07 Agustus 2020 - 19:05:02 WIB
    Sukseskan Ketahanan Pangan, Lanud Maimun Saleh Sabang, Panen Jagung Manis
    Selasa, 02 Juni 2020 - 14:04:53 WIB
    Korem 072/Pmk Terima Kunjungan Tim Dalprog Kerja dan Anggaran Kodam IV
    Sabtu, 07 Maret 2020 - 09:56:20 WIB
    MENGENAL VIRUS CORONA BUKAN VIRUS DENGUE.
    Wajib BACA : Penjelasan Tentang Virus Corona
    Minggu, 23 Februari 2020 - 10:24:02 WIB
    KKP Akan Masifkan Produksi Pakan Alternatif Magot
    Rabu, 01 April 2020 - 19:27:44 WIB
    Dugaan Korupsi
    KPK Duga Ada Duit Korupsi Jalan Duri-Sei Pakning Mengalir ke DPRD Bengkalis
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved