Kamis, 25 Juli 2024  
 
LAWAN COVID-19
Pernyataan Gubernur NTT Lawan WHO Menuju Kehidupan Normal

Riswan L | Nasional
Minggu, 09 Agustus 2020 - 08:11:11 WIB


TERKAIT:
   
 
Tiraskita.com - Gubernur yang merdeka dari Penjajahan WHO Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat, mengeluarkan 10 pernyataan melawan WHO terkait Covid-19 dan menuju kehidupan baru yang normal (new normal) di Provinsi NTT.

Pernyataan yang terkesan kontroversi tersebut, disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Virtual, bersama Forkopimda Provinsi NTT dan para Bupati/Walikota, Selasa (27/5).

Pernyataan-pernyataan itu di antaranya;

Pertama, Standar yang diberikan oleh WHO untuk menangani Covid-19, seperti masuk ke kehidupan baru yang normal (new normal) itu tidak bisa diikuti. Pasalnya, kebijakan di negara lain, tidak dapat diterapkan semuanya di Indonesia, terutama di NTT.

Kedua, Virus Covid-19 ini, tidak pernah mematikan siapapun di dunia ini. Yang dinyatakan positif dan meninggal, adalah orang yang mempunyai penyakit bawaan lain.

Menurut Gubernur Viktor, penyakit yang lebih berbahaya adalah Demam Berdarah Dengue (DBD).
“Nyamuknya tidak ada batasan. Nyamuk tidak pernah dikarantina atau ditracing. Bahkan hari ini yang meninggal karena DBD ada 55 orang di NTT. Sedangkan positif Covid-19 yang meninggal sampai saat ini hanya 1 orang. Itu pun karena Tifus,”kata Viktor.

Ketiga, Khusus untuk NTT, harus kembali beraktivitas normal seperti biasa. Hidup dalam ketakutan sangat berbahaya dan lebih berbahaya dari virus Covid-19. Sehingga jangan ada bupati yang menutup wilayahnya, baik antar RT dan RT, kelurahan dan kelurahan, desa dan desa maupun antar kota dan kabupaten.

Keempat, Maksimal tanggal 15 Juni 2020, aktivitas pemerintahan sudah normal kembali dan tidak ada lagi work from Home (WFH).

“Di NTT Work from Home itu adalah libur. Sehingga tidak ada produktivitas dan efektivitas yang ada,”kata Viktor.

Menurutnya, Program Tahun 2020-2021 ini dikhususkan untuk pemberdayaan. Untuk itu para pimpinan di setiap kabupaten, jangan melakukan tanda tangan fiktif.

Kelima, Pemimpin yang paling buruk di dunia adalah pemimpin yang penakut.

“Bodoh tidak apa-apa, tapi kalau penakut itu salah. Kalau kita ikut standar WHO, tidak bisa berjalan. NTT itu beda dengan WHO. Orang WHO tidak pernah berkebun, tidak pernah pegang linggis, tapi mereka hanya buat standar. Dan itu tidak bisa diterapkan di seluruh negara,”katanya.

Keenam, NTT itu berbeda. NTT berpikir sebagai orang miskin yang butuh makan. Untuk itu ditekankan, agar NTT kembali beraktivitas normal pada 15 Juni 2020.

“NTT itu normal tidak ada yang baru. Normal kita seperti biasa. Kesehatan kita dari Tuhan sudah berikan. Saya lebih memilih mati karena virus itu, tapi rakyat saya tetap bisa makan. Dari pada saya kurung diri di dalam rumah, tapi rakyat saya mati kelaparan,”tegas Viktor.

Ketujuh, Pemerintah NTT sudah menyediakan lahan jagung 10.000 hektar. Tetapi menjadi masalah saat ini, para petani tidak dapat menjual hasil panennya. Hal ini harus segera diatasi. Untuk itu, NTT tetap beraktivitas seperti biasa.***


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Menuju Perkembangan Positif, Komisi III Apresiasi Pencapaian BJB KCP Baros, Cimahi
  • Layanan Asrama Haji Di Indramayu, DPRD JABAR JABAR Mengapresiasi
  • Kel Lewiegajah Luncurkan Sistim Pelaporan Online Untuk Masyarakat
  • Pelajar diberi Materi PBB oleh Satgas TMMD ke 121 Kodim 0620/Kab Cirebon
  • Hari ke 2 Kegiatan TMMD ke 121 Kodim 0620/Kab Cirebon
  • Safari Bintal di Makorem 063/SGJ Cirebon
  • Hari ini TMMD ke 121 Kodim 0620/Kab Cirebon, Resmi dibuka
  • Komisi lll DPRD JABAR Minta MPP Kab Bogor Optimalkan Pelayanan Terhadap Masyarakat
  • DPRD Jabar Ingatkan Pemprov Berikan Perhatian Pada SLBN
  •  
     
     
    Sabtu, 26 September 2020 - 17:06:46 WIB
    Pesan Gubernur Riau Bagi yang Ingin Lewat Jalan Tol Pekanbaru-Dumai
    Kamis, 12 Desember 2019 - 19:04:35 WIB
    .
    Jika Koruptor Dihukum Mati, Begini Sikap Kajagung
    Selasa, 24 Agustus 2021 - 09:09:20 WIB
    Komisi V: Fasilitas Sekolah Tatap Muka di Kabupaten Bandung Sudah Siap
    Kamis, 07 Januari 2021 - 15:17:30 WIB
    Bupati Harris Ingatkan Pejabat Jangan Takut tak Terpakai
    Senin, 29 Juni 2020 - 19:32:59 WIB
    Terkait Korupsi Mantan Gubernur Riau Annas Maamun
    Bos PT Duta Palma Diadili di Pengadilan Tipikor Pekanbaru Secara Online
    Rabu, 20 Mei 2020 - 19:40:38 WIB
    LAWAN COVID-19
    Warga Serdang Bedagai Positif Covid-19 Bertambah 2 Orang
    Minggu, 30 Oktober 2022 - 12:22:28 WIB
    KPK Ungkap Kakanwil BPN Riau Terima Suap Rp 1,2 M terkait Pengurusan HGU
    Selasa, 06 Juli 2021 - 13:07:52 WIB
    Walikota Ingatkan Jangan Abaikan Prokes, 33 Kelurahan di Pekanbaru Zona Merah
    Sabtu, 08 April 2023 - 23:44:26 WIB
    Bupati Bengkalis Hadirkan Ustadz Abdul Somad, Peringatan Nuzulul Qur'an di Masjid Arafah Duri
    Kamis, 27 Februari 2020 - 14:25:52 WIB
    Smart City Kabupaten Siak Tahun 2020
    Pemkab Siak Taja Bimtek dan Evaluasi Pengembangan Smart City
    Rabu, 23 September 2020 - 21:35:35 WIB
    Polisi Klaim Segera Tangkap Oknum Dokter Rapid Test di Soetta
    Rabu, 05 Februari 2020 - 16:54:29 WIB
    Bupati Pelalawan Resmikan Penggunaan Listrik 24 Jam Di 3 Desa Di Kecamatan Teluk Meranti
    Kamis, 03 September 2020 - 12:54:10 WIB
    Suami Asal Iran Kaget, Di ikhlaskan, Ternyata Ini Sebabnya
    Selasa, 10 Maret 2020 - 11:46:08 WIB
    Pra TMMD ke 107 Kodim 0620/Kab Cirebon, Bangun PAUD
    Rabu, 23 September 2020 - 15:39:50 WIB
    Masuk Zona Merah, Penetapan Paslon Pilbup Karawang Digelar Virtual
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved