Sabtu, 16 Januari 2021  
 
LAWAN COVID-19
Pernyataan Gubernur NTT Lawan WHO Menuju Kehidupan Normal

Riswan L | Nasional
Minggu, 09 Agustus 2020 - 08:11:11 WIB
Tiraskita.com - Gubernur yang merdeka dari Penjajahan WHO Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat, mengeluarkan 10 pernyataan melawan WHO terkait Covid-19 dan menuju kehidupan baru yang normal (new normal) di Provinsi NTT.

Pernyataan yang terkesan kontroversi tersebut, disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Virtual, bersama Forkopimda Provinsi NTT dan para Bupati/Walikota, Selasa (27/5).

Pernyataan-pernyataan itu di antaranya;

Pertama, Standar yang diberikan oleh WHO untuk menangani Covid-19, seperti masuk ke kehidupan baru yang normal (new normal) itu tidak bisa diikuti. Pasalnya, kebijakan di negara lain, tidak dapat diterapkan semuanya di Indonesia, terutama di NTT.

Kedua, Virus Covid-19 ini, tidak pernah mematikan siapapun di dunia ini. Yang dinyatakan positif dan meninggal, adalah orang yang mempunyai penyakit bawaan lain.

Menurut Gubernur Viktor, penyakit yang lebih berbahaya adalah Demam Berdarah Dengue (DBD).
“Nyamuknya tidak ada batasan. Nyamuk tidak pernah dikarantina atau ditracing. Bahkan hari ini yang meninggal karena DBD ada 55 orang di NTT. Sedangkan positif Covid-19 yang meninggal sampai saat ini hanya 1 orang. Itu pun karena Tifus,”kata Viktor.

Ketiga, Khusus untuk NTT, harus kembali beraktivitas normal seperti biasa. Hidup dalam ketakutan sangat berbahaya dan lebih berbahaya dari virus Covid-19. Sehingga jangan ada bupati yang menutup wilayahnya, baik antar RT dan RT, kelurahan dan kelurahan, desa dan desa maupun antar kota dan kabupaten.

Keempat, Maksimal tanggal 15 Juni 2020, aktivitas pemerintahan sudah normal kembali dan tidak ada lagi work from Home (WFH).

“Di NTT Work from Home itu adalah libur. Sehingga tidak ada produktivitas dan efektivitas yang ada,”kata Viktor.

Menurutnya, Program Tahun 2020-2021 ini dikhususkan untuk pemberdayaan. Untuk itu para pimpinan di setiap kabupaten, jangan melakukan tanda tangan fiktif.

Kelima, Pemimpin yang paling buruk di dunia adalah pemimpin yang penakut.

“Bodoh tidak apa-apa, tapi kalau penakut itu salah. Kalau kita ikut standar WHO, tidak bisa berjalan. NTT itu beda dengan WHO. Orang WHO tidak pernah berkebun, tidak pernah pegang linggis, tapi mereka hanya buat standar. Dan itu tidak bisa diterapkan di seluruh negara,”katanya.

Keenam, NTT itu berbeda. NTT berpikir sebagai orang miskin yang butuh makan. Untuk itu ditekankan, agar NTT kembali beraktivitas normal pada 15 Juni 2020.

“NTT itu normal tidak ada yang baru. Normal kita seperti biasa. Kesehatan kita dari Tuhan sudah berikan. Saya lebih memilih mati karena virus itu, tapi rakyat saya tetap bisa makan. Dari pada saya kurung diri di dalam rumah, tapi rakyat saya mati kelaparan,”tegas Viktor.

Ketujuh, Pemerintah NTT sudah menyediakan lahan jagung 10.000 hektar. Tetapi menjadi masalah saat ini, para petani tidak dapat menjual hasil panennya. Hal ini harus segera diatasi. Untuk itu, NTT tetap beraktivitas seperti biasa.***


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Kapolda Riau-Danrem 031/WB Pantau Giat Karya Bhakti TNI-Polri Bersama Masyarakat Kota
  • Sejumlah Tokoh Masyarakat Kampar Dukung Pencalonan Komjen Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Ketua MUI Kabupaten Tangerang Dukung Listyo Sigit Jadi Kapolri
  • Kapolresta dan Istri Ajak Masyarakat Jangan Takut Divaksin
  • Raffi Ahmad Abai Prokes Usai Vaksinasi, Pimpinan DPR Kritik: Sangat Tidak Terpuji
  • Jokowi Perintahkan Kepala BNPB dan Mensos Risma ke Lokasi Gempa Mamuju
  • Barang Mewah Milik Edhy Prabowo Disita KPK
  • Gempa Majene, BMKG: Guncang Tiga Provinsi di Sulawesi
  • Babinsa Sebagai Ujung Tombaknya Kodim 0213 Nias
  •  
     
     
    Minggu, 07 Juni 2020 - 00:14:19 WIB
    MOI Sukses Laksanakan Pra UKW Via Zoom
    Sabtu, 11 Juli 2020 - 20:18:37 WIB
    Baguna Perkuat Program Penanggulangan Bencana
    Kamis, 16 Juli 2020 - 12:48:47 WIB
    HUT KABUPATEN BENGKALIS
    Berikut Pemenang Lomba Desain Logo Hari Jadi Ke-508 Bengkalis
    Senin, 05 Oktober 2020 - 17:38:21 WIB
    Penghuni Rusunawa Cimahi Dihimbau Untuk Segera Lunasi Tunggakan
    Kamis, 26 November 2020 - 08:21:50 WIB
    Uu Ruzhanul Ulum Harapkan Pilkada Sehat di Jabar
    Sabtu, 04 Juli 2020 - 15:48:40 WIB
    PETANI MERUPAKAN ORANG YANG SUKSES DALAM BIDANG EKONOMI
    Sekda Kampar ; Jangan Gengsi Jadi Petani
    Minggu, 14 Juni 2020 - 15:16:16 WIB
    Protes Kebijakan Dana Publikasi Media di DPRD Pelalawan
    Pranseda S,SH: Pemangkasan Anggaran Publikasi Media Akan Mengundang Kekecewaan Media
    Jumat, 21 Februari 2020 - 16:40:59 WIB
    Presiden Joko Widodo
    Tol Pekanbaru - Dumai Diresmikan Presiden RI, April 2020 Rampung
    Jumat, 07 Agustus 2020 - 13:34:37 WIB
    BANTUAN SOSIAL
    Babinsa Koramil 07/Alasa Hadiri Penyaluran BLT-DD Orahili
    Jumat, 14 Februari 2020 - 15:54:43 WIB
    Satnarkoba Polres Rohul Tangkap Tiga Pelaku, Satu IRT Saat Sedang Asyik Shabu Dalam Rumah di Puo Ray
    Jumat, 03 April 2020 - 15:11:58 WIB
    Pemerintah Kecamatan Tugala Oyo dan Tim Relawan Laksanakan Penyemprotan Disifektan
    Minggu, 17 Mei 2020 - 21:48:42 WIB
    LAWAN COVID-19
    Satgas Nias Peduli Covid-19 Riau, " Berbagi Kasih Dan Berkat "
    Rabu, 30 Desember 2020 - 11:44:23 WIB
    Fakta Baru! Video Mesum Ungkap Gisel Berselingkuh saat Masih Jadi Istri Gading
    Senin, 10 Agustus 2020 - 21:10:15 WIB
    Heboh! Fenomena Langka Awan Mirip Gelombang Tsunami Muncul di Aceh
    Rabu, 11 Desember 2019 - 09:42:45 WIB
    Bersama Pimpinan Anak Cabang
    PDIP Kampar Kunjungi Korban Banjir
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved