Sabtu, 19 09 2020  
 
Pimpin Delegasi ke Beograd, Menkumham Yasonna Laoly Siap Kerjasama Bilateral Dengan Serbia

Riswan L | Nasional
Selasa, 07 Juli 2020 - 08:17:31 WIB
Jakarta, Tiraskita.com - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memimpin delegasi Indonesia berangkat ke Beograd pada Sabtu (4/7/2020) untuk memperkuat kerja sama bilateral dengan Serbia di bidang hukum dan hak asasi manusia. Dalam kunjungan tersebut, Yasonna dijadwalkan akan bertemu dengan sejumlah menteri dan otoritas penegak hukum di Serbia.

Keberangkatan ini merupakan tindak lanjut kunjungan Duta Besar Serbia untuk Indonesia, H. E. Slobodan Marinkovic, di Jakarta pekan lalu. Pada pertemuan tersebut, keduanya membahas berbagai potensi kerja sama Indonesia dan Serbia dalam ruang lingkup Kemenkumham, termasuk di bidang Mutual Legal Assitance (MLA/Bantuan Hukum Timbal Balik) dan ekstradisi.

"Kita sebelumnya sudah menerima dan mempelajari draft perjanjian internasional terkait MLA dari Serbia. Kunjungan kali ini di antaranya untuk membahas lebih lanjut dan mencapai kesepakatan terkait perjanjian tersebut. Saya berharap bisa membawa pulang kabar baik dari kunjungan ini," kata Yasonna dalam keterangan pers kepada wartawan.

"Kerja sama di bidang hukum dan HAM dengan Serbia perlu dikembangkan sebagai upaya mengatasi tantangan global yang semakin tinggi, khususnya terkait kejahatan narkotika dan perdagangan manusia yang merupakan bagian kejahatan terorganisasi transnasional," tuturnya.

Menurut Yasonna, tercapainya kesepakatan di bidang hukum seperti Perjanjian MLA dengan Serbia merupakan hal penting.

"Dari sudut pandang diplomasi, tentu ini merupakan penguat hubungan diplomatik yang sudah terjalin sejak 1954 saat Serbia masih tergabung di Yugoslavia," kata Yasonna.

"Selain itu, kerja sama bidang hukum dan HAM seperti Perjanjian MLA serta ekstradisi juga bermanfaat dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi serta pengembalian aset hasil tindak pidana korupsi atau asset recovery," ujarnya.

Terkait MLA, Indonesia telah memiliki 11 perjanjian Bantuan Hukum Timbal Balik. Tujuh di antaranya sudah diratifikasi menjadi UU, yakni MLA dengan Australia, China, Korea Selatan, ASEAN, Hong Kong, India, dan Vietnam. Adapun empat lainnya sedang dalam proses ratifikasi, yaitu dengan Uni Emirat Arab, Iran, Swiss, dan Rusia.

Sebagai informasi, RUU tentang Pengesahan Perjanjian tentang Bantuan Hukum Timbal Balik dan Masalah Pidana antara Republik Indonesia dan Konfederasi Swiss pada tengah pekan ini sudah disepakati untuk dibawa ke rapat paripurna DPR dan diharapkan bisa segera disahkan menjadi undang-undang.

Yasonna sebelumnya mengatakan undang-undang tersebut akan memungkinkan aparat penegak hukum Indonesia memetakan kemungkinan adanya harta kekayaan hasil korupsi, penggelapan pajak, dan tindak pidana lain dari Indonesia yang disimpan di Swiss.***

Sumber : Biro Humas, Hukum dan Kerjasama


comments powered by Disqus


Berita Lainnya :
 
  • Pakar dan Aktivis Desak PBB untuk Akui 'Genosida' Uighur China
  • Jadi Janda 7 Tahun, Begini Cara Kiki Amalia Memuaskan Diri Ketika Sedang Hasrat Ingin Bercinta
  • Polisi Temukan Ladang Ganja Seluas 2 Hektare di Kawasan Hutan Lindung Bengkulu
  • Jabar Bentuk Tim Khusus dan Rencana Aksi
  • Peresmian Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Masih Ditunda, Gubri : Menunggu Arahan Presiden
  • Edarkan Ganja dan Sabu, Pria Ini Ditangkap di Salo
  • 106 ASN di Lingkungan Pemprov Riau Terkonfirmasi Positif, Gubri Keluarkan Surat Edaran Masa Adaptasi
  • Disinyalir APD Tidak Lengkap, 33 Tenaga Kesehatan di Nias Terpapar Covid-19
  • 2.520 Orang Jalani Isolasi Mandiri, Gugus Tugas Sumut Masih Bahas Pemindahan OTG
  •  
     
     
    Sabtu, 29 Februari 2020 - 11:09:17 WIB
    PAW, Dua Kader Banteng Dilantik Gantikan Yasonna & Juliari.
    Sabtu, 27 Juni 2020 - 11:25:20 WIB
    Koramil 03/Idanogawo Kodim 0213/Nias Bantu Dan Kawal Pendistribusian Bansos Pemkab Nias
    Jumat, 03 Juli 2020 - 22:33:03 WIB
    Jum'at Berkah, PIA Ardhya Garini Cab. 6/D.I Lanud Sugiri Sukani, Kembali Gelar Baksos
    Kamis, 25 Juni 2020 - 09:22:42 WIB
    LAWAN COVID-19
    Ancaman Denda 750 Juta Dan Penjara 4 Tahun Bagi Penyebar Data Pasien Covid-19
    Selasa, 26 Mei 2020 - 15:28:28 WIB
    LAWAN COVID-19
    Babinsa Koramil 02 Gido & Koramil 03 Idanogawo Kodim 0213 Nias, Melaksanakan Pengamanan Bantuan Sos
    Jumat, 20 Desember 2019 - 07:47:01 WIB
    BNI Raih Penghargaan Penyalur KUR Terbaik 1 Tahun 2019
    Jumat, 01 Mei 2020 - 15:48:55 WIB
    LAWAN COVID-19
    Ketua DPRD Riau Kecewa Pada Kepala Daerah
    Sabtu, 18 Juli 2020 - 11:50:41 WIB
    Polri Dapati Komunikasi Langsung Brigjen Prasetijo-Djoktjan
    Sabtu, 25 Juli 2020 - 19:48:08 WIB
    Sekjen MOI : Media Online Harus Kreatif
    Senin, 09 Maret 2020 - 00:27:13 WIB
    IWO MINTAK TINDAK TEGAS ATAS PENGEROYOKAN TERHADAP WARTAWAN
    Pengeroyokan Pada Wartawan Sangat Biadab
    Selasa, 31 Desember 2019 - 08:20:18 WIB
    Persaingqn Kian Ketat
    Presiden: Sekarang Masanya Adu Keterampilan
    Kamis, 06 Agustus 2020 - 12:07:59 WIB
    Hikmatnya, Tradisi Lepas Sambut Dandenpom III/3 Cirebon
    Jumat, 08 November 2019 - 15:45:25 WIB
    CITILINK RESMI TERBANG DARI DENPASAR KE PERTH DAN DENPASAR KE KUALA LUMPUR
    Rabu, 18 Desember 2019 - 07:17:47 WIB
    Raih Prestasi Tanpa narkoba
    Penyuluhan Bahaya Narkoba Di BukitBatu
    Selasa, 14 Januari 2020 - 19:18:10 WIB
    BERTEMU DELEGASI FAO, MENTERI EDHY BEBERKAN POTENSI PENGEMBANGAN PAKAN ALTERNATIF
     
    Riau | Nasional | Ekonomi | Hukrim | Politik | Olahraga | Kesehatan | Budaya | Pendidikan | Internasional | Lifestyle
    Advertorial | Indeks Berita
    About Us | Redaksi | Pedoman Media Siber | Info Iklan | Disclaimer
    Copyright © 2020 PT. Tiras Kita Pers, All Rights Reserved